Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) optimistis bisa capai angka 825.000 barel per hari (bph) pada lifting minyak 2017.

Melansir laman detik.com, Target yang dipatok Jonan ini lebih tinggi dibanding target lifting dalam APBN 2017, yaitu 815.000 bph.

“2017 ya namanya SKK Migas harus optimistis dong,” kata Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi, pekan lalu.

Untuk mengejar target tersebut, 10 kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) jadi andalan. Dari total target lifting sebanyak 825.000 bph, 707.000 bph atau 85% di antaranya berasal dari 10 KKKS ini. Sisanya 117.997 dari KKKS lain.

Blok Rokan dan Blok Cepu adalah andalan utama dalam mengejar target lifting minyak. Lebih dari separuh lifting berasal dari kedua blok itu. Blok Cepu yang dikelola oleh Mobil Cepu Ltd dinaikkan targetnya dari tahun lalu 169.000 bph menjadi 200.000 bph.

Berikut daftar KKKS dengan target lifting minyak terbesar di 2017 dari data SKK Migas:

  1. Chevron Pacific Indonesia 233.908 bph
  2. Mobil Cepu Ltd 200.000 bph
  3. PT Pertamina EP 86.214 bph
  4. Total E&P Indonesie 64.581 bph
  5. Pertamina Hulu Energy ONWJ Ltd 36.500 bph
  6. CNOOCSESLtd 31.398 bph
  7. Chevron Indonesia Company 14.700 bph
  8. ConocoPhilips Indonesia Inc 18.400 bph
  9. PC Ketapang II Ltd 15.631 bph
  10. Petrochina International Jabung Ltd 14.400 bph