Kementerian ESDM Berikan 922 Unit Lampu Tenaga Surya di Asmat

0
132

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) memberikan 922 unit Lampu Tenaga  Surya Hemat Energi (LTSHE) untuk 8 Distrik dan 15 Desa di Asmat dan Jayawijaya, Papua. Pemberian lampu tenaga surya ini menggunakan dana dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APN) tahun 2017.

Dirjen EBTKE Rida Mulyana menjelaskan, program pemberian LTSHE ini merupakan program pra-elektrifikasi, di mana itu merupakan nyala lampu bukan listrik. LTSHE difungsikan sebagai penerangan sembari menunggu jaringan listrik dari PLN masuk.

“Semangatnya kami tidak ingin masyarakat menunggu terlalu lama untuk merasakan akses penerangan berupa lampu, maka lampu tenaga surya ini dibagikan, agar dapat digunakan dan bermanfaat terutama untuk anak sekolah agar dapat belajar dengan baik di malam hari,” ungkap dia, Minggu (18/2/2018).

Pemasangan LTSHE ini belum sepenuhnya terlaksana karena lokasi desa terletak di wilayah pedalaman yang terpelosok serta tersebar, dan harus dijangkau melalui perjalanan laut atau sungai.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Asmat Elias Kambu mengusulkan untuk dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terpusat di Asmat.

“Di Asmat sendiri sudah terbangun PLTS yang tersebar, namun dirasakan tidak efektif. Saya melihat banyak PLTS yang tidak berfungsi karena rusak dan ada beberapa alat yang hilang karena dicuri,” akunya.

“Oleh karena itu, saya usulkan PLTS Terpusat agar lebih mudah mengawasi dan merawatnya. Nanti akan disiapkan satu atau dua orang masyarakat kampung setempat yang akan bertugas sebagai operator, untuk merawat dan menjaga PLTS terpusat itu,” imbuh dia.