OPEC Kurangi Produksi Minyak

0
624

Negara-negara OPEC sepakat mengurangi produksi minyaknya. Langkah ini dilakukan akibat harga minyak yang masih rendah.

Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK), menyatakan kebijakan OPEC tersebut tidak akan terlalu berpengaruh ke Indonesia. Sebab, Indonesia sudah lama tidak menjual minyak keluar negeri, malah jadi pembeli tetap dari luar negeri alias importir minyak.

“Kita sebenarnya bukan lagi pengekspor, kita pengimpor, jadi tidak ada pengaruhnya ke Indonesia,” kata Jusuf Kalla.

“Pengaruhnya adalah harga (minyak) mudah-mudahan naik, jadi produksi bisa lebih baik lagi. Dari segi konsumen ya tentu, kita tidak ada pengaruh karena kita tidak pengekspor lagi,” katanya.

Menurut sumber yang hadir di pertemuan OPEC di Wina, organisasi internasional ini akan memangkas produksi menjadi 32,5 juta barel per hari dari produksi sekarang 33,24 juta barel per hari.

Harga minyak dunia sudah mencapai titik terendahnya setelah masuk tren melemah sejak 2014. Harga minyak yang dulu sempat di atas US$ 100 per barel, sempat jatuh hingga di bawah US$ 30 per barel.

Saat ini, harga minyak diperdagangkan di kisaran US$ 40 per barel. Setelah ada keputusan OPEC ini, harga minyak mulai beranjak naik.

Sumber : detik.com